Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi mengumumkan jadwal krusial bagi siswa pendaftar SNBP dan SNBT. Fitur simpan permanen akun dijadwalkan mulai dibuka pada 1 Februari 2026 pukul 15.00 WIB dan akan ditutup pada 8 April 2026 pukul 15.00 WIB.
Rentang waktu ini terbilang unik. Meskipun masa registrasi akun siswa berakhir lebih cepat pada 18 Februari 2026, panitia memberikan kelonggaran waktu finalisasi (simpan permanen) hingga bulan April.

Kebijakan ini bertujuan memberikan ruang bagi siswa yang mengalami kendala teknis atau perlu melakukan perbaikan data agar tidak kehilangan kesempatan.
Penting dicatat, walau registrasi akun sudah dibuka sejak 12 Januari 2026, tombol finalisasi memang belum diaktifkan sebelum tanggal 1 Februari. Siswa saat ini hanya dapat mengisi data dan mengunggah foto, namun belum bisa mengeklik tombol simpan permanen.

Cara Melakukan Simpan Permanen
Proses ini adalah tahap “sakral” karena data yang sudah disimpan permanen tidak dapat diubah kembali dengan alasan apapun. Berikut adalah prosedur standar yang wajib diikuti melalui laman resmi https://portal.snpmb.id/:
- Login dan Verifikasi: Masuk menggunakan email dan password terdaftar. Periksa detail data pribadi dengan teliti. Jika ada kesalahan (Nama, Tempat/Tanggal Lahir), segera hubungi operator sekolah untuk perbaikan data sebelum melanjutkan.
- Unggah Foto: Pastikan pas foto berwarna terbaru sesuai dimensi dan ukuran file yang ditentukan.
- Konfirmasi Akhir: Setelah penyesuaian foto, sistem akan membawa siswa ke halaman konfirmasi data. Centang pernyataan persetujuan, lalu klik tombol “Simpan Permanen”.
- Bukti Fisik: Wajib mengunduh bukti simpan permanen melalui tombol download. Simpan file ini dengan baik sebagai syarat verifikasi di kemudian hari.
Solusi Kendala Teknis dan Error Sistem
Sejak portal dibuka, sejumlah kendala kerap dilaporkan oleh siswa. Berikut adalah pemetaan masalah beserta solusi teknisnya:
1. Masalah Data Pokok (Dapodik/EMIS)
Kendala paling fatal biasanya terkait NISN atau Tahun Lulus tidak valid. Kasus umum terjadi pada siswa kelas 12 yang datanya masih tercatat di semester ganjil. Hal ini disebabkan operator sekolah belum melakukan sinkronisasi Dapodik terbaru tahun 2026.
Solusinya, siswa wajib melapor ke sekolah agar operator memindahkan data rombongan belajar (rombel) ke semester genap. Proses sinkronisasi ini membutuhkan waktu tunggu minimal 1×24 jam agar terbaca di sistem SNPMB.
2. Kendala Server dan Perangkat
Kegagalan simpan permanen juga sering dipicu oleh lonjakan trafik (server overload). Disarankan mengakses portal pada jam sepi, yakni pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB. Selain itu, kendala browser bisa diatasi dengan membersihkan cache/cookies atau menggunakan mode penyamaran (Incognito Mode).
3. Layanan Aduan Resmi
Jika seluruh langkah mandiri sudah ditempuh namun masih gagal, siswa dapat mengajukan laporan resmi. Sertakan tangkapan layar (screenshot) kendala dan identitas diri ke laman Halo SNPMB di halo.snpmb.id