AJAKNEWS.COM – Persib Bandung secara resmi menambah kekuatan di sektor pertahanan untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026. Bek muda naturalisasi Timnas Indonesia U-23, Dion Markx, membeberkan alasan utamanya meninggalkan karier di Belanda demi menerima pinangan klub berjuluk Maung Bandung tersebut.
Manajemen Persib mendatangkan Dion Markx dari TOP Oss, klub asal Belanda yang berkompetisi di Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda. Pemain yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005 ini mengaku tidak memerlukan waktu berpikir lama saat tawaran resmi datang dari manajemen klub.
Reputasi Besar dan Status Juara Bertahan
Dion Markx menjelaskan bahwa status Persib sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia dengan sejarah panjang menjadi faktor penentu. Prestasi mentereng klub dalam beberapa tahun terakhir memantapkan hatinya untuk berkarier di tanah air.
“Persib adalah klub besar dan sarat prestasi, juara dua kali beruntun. Tentu saya sangat senang dengan tawaran ini,” ujar Dion Markx sebagaimana dikutip dari laman resmi klub pada Minggu, 1 Februari 2026.
Diplomasi Langsung dari Bojan Hodak
Di balik proses kepindahannya, terdapat peran signifikan dari pelatih kepala Persib, Bojan Hodak. Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut melakukan pendekatan personal secara langsung melalui sambungan telepon guna meyakinkan sang pemain.
Dion menilai cara berkomunikasi Hodak sangat efektif dalam menjelaskan visi teknis bagi dirinya. “Dia lugas dan menyenangkan. Saat itu, dia menjelaskan apa saja sisi kelebihan saya dan apa saja yang perlu saya perbaiki untuk kebutuhan tim nanti,” ungkap pemain yang kini berusia 20 tahun tersebut.
Pengamatan Terhadap Sepak Bola Nasional
Minat Dion terhadap sepak bola Indonesia sebenarnya sudah tumbuh sejak ia dipercaya memperkuat Timnas Indonesia U-23. Pemain berdarah Palembang ini secara rutin memantau perkembangan Liga 1, termasuk dominasi Persib di kompetisi domestik dalam beberapa musim terakhir.
Pengalaman internasional dan masa mudanya diharapkan menjadi aset berharga bagi Persib. Hal ini sejalan dengan strategi klub yang ingin membangun fondasi pertahanan yang kokoh untuk jangka panjang.
Persaingan Ketat di Sektor Lini Belakang
Kehadiran Dion Markx dipastikan akan memanaskan persaingan di jantung pertahanan Pangeran Biru. Ia harus bersaing dengan barisan pemain berpengalaman seperti Federico Barba, Patricio Matricardi, Julio Cesar, hingga mantan bintang PSG, Layvin Kurzawa.
Meski harus berebut posisi dengan nama-nama besar, Dion menegaskan kesiapannya untuk berjuang di skuad utama. “Saya masih muda dan kompetitif. Saya siap untuk bersaing,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Selain bersaing di tim senior secara umum, Dion juga memiliki peluang besar untuk mengisi kuota wajib pemain U-23 dalam setiap laga BRI Super League. Dalam kategori ini, ia akan bersaing secara sehat dengan talenta muda lokal lainnya, salah satunya adalah Kakang Rudianto.